Selasa, 24 April 2012

Ilmu budaya dasar


Soal :

1. Apa yang dimaksud dengan Ilmu Budaya Dasar ? Jelaskan.

2. Jelaskan mengenai manusia dan kebudayaan.

3. Jelaskan mengenai konsepsi ilmu budaya dalam kesusastraan.

4. Jelaskan mengenai manusia dan cinta kasih

1.     adalah salah satu mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai, tentang kebudayaan tentangberbagai masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya sehari-hari. Diharapkan mata kuliah ini dapat menjadi semacamlingua franca atau bahasa pemersatu bagi para akademisi dari berbagai lapangan ilmiah. Dengan memiliki satu bekal yangsama diharapkan agar para akademisi dapat lebih lancer berkomunikasi.
2.     Manusia dan kebudayaan
Manusia dan kebudayaan adalah satu hal yang tidak bisa di pisahkan karena di mana manusia itu hidup dan menetap dapat di pastikan manusia akan hidup sesuai dengan kebudayaan yang ada di daerah yang di tinggalinya.
manusia yang merupakan makhluk sosial yang berinteraksi satu sama lain dan mengadakan suatu kebiasaan-kebiasaan dengan komunitasnya yang terus mereka kembangankan dan lestarikan secara turun temurun sehingga kebiasaan-kebiasaan itu sudah menjadi suatu warisan dari generasi sebelumnya dan akan terus berkembang selama genrasi-generasi selanjutnya tetap menjaga dan melestarikan kebudayaan.
Setiap manusia memiliki kebudayaan yang berbeda-beda itu di sebabkan mereka memiliki komunitas tersendiri di wilayahnya sehingga apabila kita amati manusia di belahan dunia manapun memiliki kebudayaannya masing-masing tak terkecuali di indonesia yang memiliki banyak keberagaman budaya. Perbedaan kebudayaan ini sangatlah wajar karna perbedaan yang dimiliki seperti faktor Lingkungan, faktor alam, manusia itu sendiri dan berbagai faktor lainnya yang menimbulkan Keberagaman budaya tersebut
3.       Sastra adalah Sastra (Sanskerta: शास्त्र, shastra) merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti “teks yang mengandung instruksi” atau “pedoman”, dari kata dasar śās- yang berarti “instruksi” atau “ajaran”. Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada “kesusastraan” atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.
Yang agak bias adalah pemakaian istilah sastra dan sastrawi. Segmentasi sastra lebih mengacu sesuai defenisinya sebagai sekedar teks. Sedang sastrawi lebih mengarah pada sastra yang kental nuansa puitis atau abstraknya. Istilah sastrawan adalah salah satu contohnya, diartikan sebagai orang yang menggeluti sastrawi, bukan sastra.
Selain itu dalam arti kesusastraan, sastra bisa dibagi menjadi sastra tertulis atau sastra lisan (sastra oral). Di sini sastra tidak banyak berhubungan dengan tulisan, tetapi dengan bahasa yang dijadikan wahana untuk mengekspresikan pengalaman atau pemikiran tertentu.
Biasanya kesusastraan dibagi menurut daerah geografis atau bahasa.

Selasa, 17 April 2012

Open Office Impress

Open office
1.     Apa yang kamu ketahui tentang v  look up dan h look up pada open office?
  V loouk up : Digunakan untuk mencari nilai dan keterangan sel dibawah daerah yang dipilih. Fungsi ini kembali memeriksa jika baris pertama dari array berisi nilai yang pasti. Fungsi ini akan kembali ke nilai pada baris array dalam indeks pada kolom yang sama.
  H look up : Pencarian vertical dengan keterangan sel yang berdekatan ke kanan. Fungsi ini akan kembali menegecek jika bersisi nilai khusus didalam kolom pertama dari array. Fungsi akan kembali ke nilai pada beis yang sama dari nama kolom array yang spesifik oleh indeks(Daftar).Vlookup (nilai kunci : nama tabel, opset coulom)

2.     Jelaskan bentuk umum h look up dan v look up
Yg ini nyontek aja jawabannya gw ga tau



3.     Jelaskan apa yang dimaksud dengan open office impress

Open Office Impress adalah suatu aplikasi yang bersifat open source dan multiplatform. Berarti kita juga dapat mendownload aplikasi ini secara gratis melalui internet. Dan dapat menjalankannya di berbagai system operasi.
Open Office Impress memiliki hampir semua fitur dan kemampuan yang diinginkan dari sebuah aplikasi presentasi. Open Office Impress juga memiliki jendela yang dilengkapi dengan tombol-tombol dan menu-menu yang dapat bekerja dengan mudah.











Jumat, 25 November 2011

1. Integrasi Nasional
Istilah integrasi nasional berasal dari dua kata yaitu integrasi dan nasional. Istilah integrasi mempunyai arti pembauran/penyatuan sehingga menjadi kesatuan yang utuh / bulat. Istilah nasional mempunyai pengertian kebangsaan, bersifat bangsa sendiri, meliputi suatu bangsa seperti cita-cita nasional, tarian nasional, perusahaan nasional (Kamus Besar Bahasa Indonesia: 1989 dalam Suhady 2006: 36). Hal-hal yang menyangkut bangsa dapat berupa adat istiadat, suku, warna kulit, keturunan, agama, budaya, wilayah/daerah dan sebagainya.
Integrasi mempunyai dua dimensi, antara lain: integrasi horizontal dan integrasi vertikal. Dimensi vertical dalam integrasi nasional bertujuan mengintegrasikan persepsi dan prilaku elite dan masa dengan cara menghilangkan, mengurangi perbedaan kesenjangan antara kelompok yang berpengaruh dengan yang dipengaruhi. Sedangkan dimensi horizontal mengintegrasikan antara kelompok-kelompok dalam masyarakat, dengan cara menjembatani perbedaan – perbedaan yang ditimbulkan oleh factor-faktor teritorial/kultur dengan mengurangi kesenjangan yang ditimbulkan oleh factor-faktor tersebut.
1. Pengertian Kemiskinan
Kemiskinan lazimnya dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. Dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian, tempat berteduh, dll.
Kemiskinan merupakan tema sentral dari perjuangan bangsa, sebagai inspirasi dasar dan perjuangan akan kemerdekaan bangsa, dan motivasi fundamental dari cita-cita menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.
Garis kemiskinan, yang menentukan batas minimum pendapatan yang diperlukan untuk memnuhi kebutuhan pokok, bisa dipengaruhi tiga hal:
a)      Persepsi manusia terhadap kebutuhan pokok yang diperlukan.
b)      Posisi manusia dalam lingkungan sekitar.
c)      Kebutuhan objektif manusia untuk bisa hidup secara manusiawi.
Persepsi manusia terhadap kebutuhan pokok yang diperlukan dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, adat istiadat, dan sistem nilai yang dimiliki. Dalam hal ini garis kemiskinan dapat tinggi atau rendah. Terhadap posisi manusia dalam lingkungan sosial, bukan ukuran kebutuhan pokok yang menentukan, melainkan bagaimana posisi pendapatannya ditengah-tengah masyarakat sekitarnya. Kebutuhan objektif  manusia untuk bisa hidup secara manusiawi ditentukan oleh komposisi pangan apakah bernilai gizi cukup dengan nilai protein dan kalori cukup sesuai dengan umur, jenis kelamin, sifat pekerjaan, keadaan iklim dan lingkungan yang dialaminya.
opini
menurut saya kemiskinan itu bisa diatasi, dengan membuka banyak lowongan pekerjaan dan pelatihan kerja agar SDM nya bernutu

Kamis, 24 November 2011

BAB VII

PENGERTIAN DESA


Desa, atau udik, menurut definisi universal, adalah sebuah aglomerasi permukiman di area perdesaan (rural). Di Indonesia, istilah desa adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kecamatan, yang dipimpin oleh Kepala Desa, sedangkan di Kutai Barat, Kalimantan Timur disebut Kepala Kampung atau Petinggi.
Sejak diberlakukannya otonomi daerah Istilah desa dapat disebut dengan nama lain, misalnya di Sumatera Barat disebut dengan istilah nagari, di Bali disebut dengan istilah banjar dan di Papua dan Kutai Barat, Kalimantan Timur disebut dengan istilah kampung. Begitu pula segala istilah dan institusi di desa dapat disebut dengan nama lain sesuai dengan karakteristik adat istiadat desa tersebut. Hal ini merupakan salah satu pengakuan dan penghormatan Pemerintah terhadap asal usul dan adat istiadat setempat.
Pengertian Desa menurut para ahli
§  R.Bintarto. (1977)
Desa adalah merupakan perwujudan geografis yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisiografis, sosial, ekonomis politik, kultural setempat dalam hubungan dan pengaruh timbal balik dengan daerah lain.
§  Sutarjo Kartohadikusumo (1965)
Desa merupakan kesatuan hukum tempat tinggal suatu masyarakat yang berhak menyelenggarakan rumahtangganya sendiri merupakan pemerintahan terendah di bawah camat.
§  William Ogburn dan MF Nimkoff
Desa adalah kesatuan organisasi kehidupan sosial di dalam daerah terbatas.
§  S.D. Misra
Desa adalah suatu kumpulan tempat tinggal dan kumpulan daerah pertanian dengan batas-batas tertentu yang luasnya antara 50 – 1.000 are.”
§  Paul H Landis
Desa adalah suatu wilayah yang jumlah penduduknya kurang dari 2.500 jiwa dengan cirri-ciri sebagai berikut :
1.    Mempunyai pergaulan hidup yang saling kenal mengenal antra ribuan jiwa
2.    Ada pertalian perasaan yang sama tentang kesukuaan terhadap kebiasaan
3.    Cara berusaha (ekonomi) aalah agraris yang paling umum yang sangat dipengaruhi alam sekitar seperti iklim, keadaan alam, kekayaan alam, sedangkan pekerjaan yang bukan agraris adalah bersifat sambilan.
§  UU no. 22 tahun 1999
Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dalam sistem pemerintahan Nasional dan berada di daerah Kabupaten
§  UU no. 5 tahun 1979
Desa adalaha suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat termasuk di dalamnya kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah langsung dibawah Camat dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
Desa di Indonesia
Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebut bahwa Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Desa bukanlah bawahan kecamatan, karena kecamatan merupakan bagian dari perangkat daerah kabupaten/kota, dan desa bukan merupakan bagian dari perangkat daerah. Berbeda denganKelurahan, Desa memiliki hak mengatur wilayahnya lebih luas. Namun dalam perkembangannya, sebuah desa dapat diubah statusnya menjadi kelurahan.
Kewenangan desa adalah:
§  Menyelenggarakan urusan pemerintahan yang sudah ada berdasarkan hak asal usul desa
§  Menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan kabupaten/kota yang diserahkan pengaturannya kepada desa, yakni urusan pemerintahan yang secara langsung dapat meningkatkan pelayanan masyarakat.
§  Tugas pembantuan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota
§  Urusan pemerintahan lainnya yang diserahkan kepada desa.
 Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Desa

Ciri-ciri desa ialah sebagai berikut:
-  Mempunyai pergaulan hidup yang saling kenal mengenal antara ribuan jiwa.
-  Ada pertalian perasaan yang sama tentang kesukaan terhadap kebiasaan.
-  Cara berusaha (ekonomi) adalah agraris yang paling umum dan sangat dipengaruhi alam seperti; iklim, keadaan alam, kekayaan alam, sedangkan pekerjaan yang bukan agraris ialah bersifat sambilan.
http://kyocandle.wordpress.com/
opini
melani susanti
14111406
dengan adanya pembangunan seperti posyandu, sekolah, rumah sakit, pasar maka yang hidup di desa tidak merasa jauh untuk mengguakan fasilitas-fasilitas

BAB VI

1.  Etika dalam Lembaga Usaha

Ketika membangun atau mengembangkan  rumah sakit
memang pasti ada harapan bahwa masyarakat akan
menggunakan. Mereka tentunya sebagian besar adalah
masyarakat yang sakit, walaupun saat ini berkembang
berbagai pelayanan untuk orang sehat di rumah sakit. Mereka
yang fanatik terhadap  pelayanan kesehatan preventif
menyatakan bahwa membangun rumah sakit adalah suatu
kesalahan.  Dalam hal ini seolah ada kubu yang pro
pengembangan rumah sakit dan ada kubu yang
menentangnya.
1.  Etika dalam Lembaga Usaha

Ketika membangun atau mengembangkan  rumah sakit
memang pasti ada harapan bahwa masyarakat akan
menggunakan. Mereka tentunya sebagian besar adalah
masyarakat yang sakit, walaupun saat ini berkembang
berbagai pelayanan untuk orang sehat di rumah sakit. Mereka
yang fanatik terhadap  pelayanan kesehatan preventif
menyatakan bahwa membangun rumah sakit adalah suatu
kesalahan.  Dalam hal ini seolah ada kubu yang pro
pengembangan rumah sakit dan ada kubu yang
menentangnya.  Akan tetapi, data epidemiologi menunjukkan
beberapa hal berikut:
1. Ada  keadaan di masyarakat yang sulit dicegah misalnya
kecelakaan lalu lintas, trauma akibat kekerasan, penyakit
degenerasi dan masalah kesehatan jiwa. Situasi ini muncul
pada negara manapun, yang maju ataupun kurang maju.
Berbagai masalah kesehatan untuk orang tua (Geriatri)
timbul pada masyrakat maju  seperti di Jepang, Amerika
Serikat, dan Eropa. Dalam situasi ini,  rumah sakit harus
siap dengan berbagai strategi pengembangan, termasuk
pelayanan rumah (home-care) untuk orangtua.
2. Disamping itu, pola berpikir strategis berbasis demografi
dan epidemiologi mendorong rumah sakit memberikan
pelayanan preventif dan promotif. Saat ini semakin banyak
rumah sakit yang menawarkan pelayanan kesehatan
preventif.  Berbagai pemeriksaan untuk  check-up, papsmear, dan bahkan  fitness center dilakukan oleh rumah
sakit.
3. Adanya pelayanan kesehatan jiwa yang semakin bervariasi,
termasuk penanggulangan masalah narkotik dan obat
berbahaya.

Media massa atau Pers adalah suatu istilah yang mulai dipergunakan pada tahun 1920-an untuk mengistilahkan jenis media yang secara khusus didesain untuk mencapai masyarakat yang sangat luas. Dalam pembicaraan sehari-hari, istilah ini sering disingkat menjadi media.
Masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah memiliki ketergantungan dan kebutuhan terhadap media massa yang lebih tinggi daripada masyarakat dengan tingkat ekonomi tinggi karena pilihan mereka yang terbatas. Masyarakat dengan tingkat ekonomi lebih tinggi memiliki lebih banyak pilihan dan akses banyak media massa, termasuk bertanya langsung pada sumber atau ahli dibandingkan mengandalkan informasi yang mereka dapat dari media massa tertentu.

Senin, 07 November 2011

BAB V

UNSUR-UNSUR NEGARA

1. Memiliki Wilayah
Untuk mendirikan suatu negara dengan kedaulatan penuh diperlukan wilayah yang terdiri atas darat, laut dan udara sebagai satu kesatuan. Untuk wilayah yang jauh dari laut tidak memerlukan wilayah lautan. Di wilayah negara itulah rakyat akan menjalani kehidupannya sebagai warga negara dan pemerintah akan melaksanakan fungsinya.
2. Memiliki Rakyat
Diperlukan adanya kumpulan orang-orang yang tinggal di negara tersebut dan dipersatukan oleh suatu perasaan. Tanpa adanya orang sebagai rakyat pada suatu ngara maka pemerintahan tidak akan berjalan. Rakyat juga berfungsi sebagai sumber daya manusia untuk menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari.
3. Pemerintahan Yang Berdaulat
Pemerintahan yang baik terdiri atas susunan penyelengara negara seperti lembaga yudikatif, lembaga legislatif, lembaga eksekutif, dan lain sebagainya untuk menyelengarakan kegiatan pemerintahan yang berkedaulatan.
4. Pengakuan Dari Negara Lain
Untuk dapat disebut sebagai negara yang sah membutuhkan pengakuan negara lain baik secara de facto (nyata) maupun secara de yure. Sekelompok orang bisa saja mengakui suatu wilayah yang terdiri atas orang-orang dengan sistem pemerintahan, namun tidak akan disetujui dunia internasional jika didirikan di atas negara yang sudah ada.

sumber: http://organisasi.org/unsur-negara-sebagai-syarat-berdirinya-suatu-negara-rakyat-wilayah-pemerintahan-pengakuan

PEMERINTAH ADALAH
Pemerintah adalah organisasi yang memiliki kekuasaan untuk membuat dan menerapkan hukum serta undang-undang di wilayah tertentu. Ada beberapa definisi mengenai sistem pemerintahan. Sama halnya, terdapat bermacam-macam jenis pemerintahan di dunia.

sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerintah

opini
melani susanti
14111406
menurut saya unsur negara untuk mendirikan negara dengan memiliki rakyat dan diakui oleh negara